Senin, 08 Maret 2010
Kamis, 04 Maret 2010
seperyi yang dulu
yang pernah manis, dan yang pernah mesra
kembalilah dalam palung hatiku
ceritakan kembali kenakanalan kita
buka kembali tumpukan-tumpukan buku harian kita
sayangku, manisku
kembalilah dalam dekapanku
hangatkan kembali kulit-kulitku
yang kian membeku.
seperti yang dulu, aku ingin seperti di masa itu
peluk erat tubuhmu, luapkan semua kegelisahan
dan kesedihanku.
selalu
kembalilah dalam palung hatiku
ceritakan kembali kenakanalan kita
buka kembali tumpukan-tumpukan buku harian kita
sayangku, manisku
kembalilah dalam dekapanku
hangatkan kembali kulit-kulitku
yang kian membeku.
seperti yang dulu, aku ingin seperti di masa itu
peluk erat tubuhmu, luapkan semua kegelisahan
dan kesedihanku.
selalu
Senin, 01 Maret 2010
hujan sore ini
hujan sore ini begitu deras,
langit yg semestinya terasa teduh,
kurasakan gerah ,
tanah yg semestinya sejuk,
kurasakan panas,
entah mengapa....
hujan sore ini tak seperti biasanya,
mampu membawaku terbang,
melintas cakrawala ke negeri impian,
namun kini bagai mendung menghitam,
ku hanya tertegun,
penuh was-was,
sembari bertanya..
apakah rintik hujan tak lagi mampu
menembus bebatuan
ataukah terlalu tebal lumut
menangkup bebatuan....
(tetes sisa hujan tadi sore menyisakan sepi)
langit yg semestinya terasa teduh,
kurasakan gerah ,
tanah yg semestinya sejuk,
kurasakan panas,
entah mengapa....
hujan sore ini tak seperti biasanya,
mampu membawaku terbang,
melintas cakrawala ke negeri impian,
namun kini bagai mendung menghitam,
ku hanya tertegun,
penuh was-was,
sembari bertanya..
apakah rintik hujan tak lagi mampu
menembus bebatuan
ataukah terlalu tebal lumut
menangkup bebatuan....
(tetes sisa hujan tadi sore menyisakan sepi)
yang dulu dan sebuah harapan baru
harus diakui memang hari-hari kemaren tak semesra dahulu. kata-kata manis tak terasa dan sebuah sanjungan hangat hilang entah kemana. sedih, kangen, heran , entahlah. tidak ada yang salah dan harus dihakimi, mungkin hanya waktu dan keadaan yang saat itu tidak bersahabat. kini, dengan rasa sayang dan ketulusan yang ada di hati, kita bangun dan pupuk kembali cinta yang hampir pudar. sebuah harapan untuk jalinan kasih, ku merindumu
Langganan:
Postingan (Atom)